Hadis Tentang Larangan Memutuskan Tali Silaturahmi

Larangan Memutuskan Tali Silaturahmi adalah salah satu konsep penting dalam agama Islam yang dijelaskan dalam banyak hadis
Please wait 0 seconds...
Scroll Down and click on Go to Link for destination
Congrats! Link is Generated
Mulaidaridiriku.biz.id

Larangan Memutuskan Tali Silaturahmi adalah salah satu konsep penting dalam agama Islam yang dijelaskan dalam banyak hadis. Silaturahmi merupakan hubungan kekeluargaan atau persahabatan yang terjalin antara manusia dengan manusia lainnya yang didasarkan pada saling pengertian, kasih sayang, dan saling membantu. Menjaga hubungan silaturahmi adalah sebuah kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap muslim karena hal tersebut merupakan amalan yang dianjurkan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Berikut ini adalah beberapa hadis tentang larangan memutuskan tali silaturahmi:

Dari Abu Ayyub Al-Anshari, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi dengan orang lain karena jika tali silaturahmi diputus, maka seseorang tidak akan mendapatkan surga sebagai balasannya.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah dia mempertahankan silaturahmi." (HR. Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga hubungan silaturahmi dapat memberikan keberkahan dalam kehidupan seseorang, baik dalam hal rizki maupun umur.

Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang memutuskan silaturahmi, Allah akan memutuskan hubungannya dengannya." (HR. Bukhari)

Hadis ini menggambarkan bahwa jika seseorang memutuskan tali silaturahmi dengan orang lain, maka Allah SWT akan memutuskan hubungannya dengan orang tersebut.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada kebaikan pada orang yang tidak mempunyai kerabat atau sahabat yang bisa ia sambangi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan pentingnya memiliki kerabat atau sahabat sebagai teman untuk menjalin hubungan silaturahmi, sehingga seseorang dapat melakukan kebaikan dan mendapatkan kebaikan dari orang lain.

Dari Abu Dzar, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah menciptakan cinta kasih di antara para hamba-Nya, kemudian Ia memasukkan cinta kasih itu ke dalam diri mereka. Maka, barangsiapa yang mengikatkan tali silaturahmi, Allah akan mempertebal cinta kasihnya, dan barangsiapa yang memutuskan tali silaturahmi, Allah akan memisahkan dia dari kasih sayang-Nya." (HR. Ahmad)

Hadis ini menggambarkan bahwa Allah SWT menciptakan cinta kasih antara manusia, dan menjaga tali silaturahmi dapat mempertebal cinta kasih tersebut. Sebaliknya, memutuskan tali silaturahmi dapat memisahkan seseorang dari kasih sayang Allah SWT.

Silaturahmi atau hubungan sosial antar-individu merupakan salah satu prinsip yang sangat penting dalam agama Islam. Hubungan ini ditegaskan dalam Al-Qur'an dan Hadis-hadis Nabi sebagai sesuatu yang harus dijaga dan dipelihara. Salah satu hadis yang sangat terkenal mengenai pentingnya menjaga silaturahmi adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yang berbunyi:

"Barangsiapa yang ingin memperpanjang umurnya dan diluaskan rizkinya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis ini, Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa seseorang yang ingin memiliki umur yang panjang dan rizki yang berlimpah, harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Salah satu bentuk menjaga tali silaturahmi adalah dengan mengunjungi kerabat, tetangga, dan teman-teman secara rutin.

Selain itu, dalam sebuah hadis lainnya yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Tidak akan masuk surga seorang yang memutuskan tali silaturahmi." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis ini, Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa memutuskan tali silaturahmi dapat menyebabkan seseorang tidak masuk surga. Artinya, menjaga hubungan baik dengan sesama manusia adalah suatu keharusan bagi setiap muslim, dan jika seseorang memutuskan hubungan ini, maka ia akan kehilangan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

Dalam kehidupan sehari-hari, terkadang kita sulit untuk menjaga tali silaturahmi karena berbagai alasan, seperti kesibukan atau perbedaan pandangan. Namun, sebagai seorang muslim, kita harus selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, terutama dengan kerabat, tetangga, dan teman-teman.

Kita dapat menjaga tali silaturahmi dengan cara sederhana, seperti mengirim pesan atau telepon secara rutin, mengunjungi kerabat atau tetangga yang sakit, atau mengundang teman-teman untuk makan bersama di rumah. Dengan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, kita akan mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT, serta hidup yang lebih harmonis dan bahagia di dunia dan akhirat.

Baca juga :

About the Author

Ini adalah blog pribadi dari blog saya, semoga artikel yang kami tulis dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih telah mengunjungi blog kami, jangan lupa untuk membagikannya!

إرسال تعليق

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.